MODULASI ANALOG

MODULASI ANALOG

  1.  Amplitude Modulation (AM)

    Modulasi amplitude merupakan proses modulasi yang mengubah amplitude sinyal pembawa sesuai dengan amplitude sinyal pemodulasinya dengan cara menumpangkan sinyal info tersebut pada amplitude sinyal carriernya. Sinyal AM rentan terhadap noise namun rangkaianya lebih sederhana daripada rangkaian yang digunakan dengan metode modulasi yang lain. Modulasi AM terdiri dari AM DSB-SC, AM SSB, AM DSB-FC.

    1. 1. AM DSB SC

    Merupakan sinyal yang sebenarnya hampir sama dengan sinyal AM DSB FC, hanya saja komponendihilangkan. Jika dilihat dalam komponen domain frekuensi, nilai dari daya dari frekuensi carriernya ditekan sehingga dianggap bernilai 0. Sehingga AM DSB SC dapat menghemat daya hingga 66.7% dari total daya yang ditansmisikan.

    m(t) = Vm cos ωm t ; Vc (t) = Vc cos ωm t

    Gambar spektum frekuensi:

    A. PERSAMAAN UMUM:
    Persamaan : VAM = m (t). Vc (t)

    = (Vc.Vm)/2 x [ cos 2π (fc + fm)t + cos 2π (fc – fm)t]

    Bandwidth : BW = fUSB – fLSB = (fc + fm) – (fc – fm) = 2 fm

    Daya : (Vc.Vm /2)2 /2R +(Vc.Vm /2)2 /2R

    Efisiensi : η = (PLSB + PUSB )/ Ptot x 100 %

    Ket : Vc = Amplitude carrier

    Vm = Amplitude info

    = frekuensi carrier

    = frekuensi info

     AM SSB

    Sinyal AM SSB mempunyai karakteristik yang hampir sama dengan sinyal AM DSB SC hanya aja dalam modulasi SSB, hanya satu dari kedua sideband yang dipancarkan.Hal ini bertujuan untuk efisiensi bandwidth.

    Dalam pembentukanya, sinyal AM SSB juga hampir sama dengan AM DSB SC namun dengan menekan salah satu sideband dengan menggunakan filter, sehingga akan dihasilkan sinyal SSB-LSB dan sinyal SSB-USB. maka dengan demikian akan menghemat daya hingga 83.3% dari daya total yang ditransmisikan.

    1. 1. AM DSB FC

    Sinyal keluaran untuk tiap titik adalah sebagai berikut :

    Titik A : VLF = Vm cos ωm t

    Titik B : VHF = cos ωc t + φo

    Titik C : Vmix = Vm cos ωm t cos (ωc t + φ)

    Titik D : VAM = Vcos (ωc t + φ)

    Titik E : VAM = (Vc + k Vm cos ωm t) cos ωc t

    1. a. Indeks modulasi AM

    Persamaan VAM dapat pula dinyatakan sebagai berikut,

    VAM = Vc ( 1 + cos ωm t) cos ωc t

    Note : Vc = Amplitude carrier

    m = Indeks modulasi

    Indeks modulasi merupakan suatu nilai yang menunjukan kualitas modulasi. Berdasarkan besarnya indeks modulasi (m), kondisi modulasi dapat dikelompokan

    1. 1. Demodulasi AM

    Demodulasi AM merupakan proses pemulihan sinyal pemodulasi dari sinyal termodulasi. Ada beberapa macam teknik demodulasi yang digunakan dalam AM, diantaranya adalah dengan menggunakan detector selubung dan detector sinkron.

    Detektor selubung merupakan teknik demodulasi paling sederhana, karena hanya terdiri dari komponen-komponen dasar seperti diode, resistor dan kapasitor.

    Secara umum cara kerja detector selubung adalah sebagai berikut :

    • Dioda pada rangkaian detector selubung tersebut berfungsi sebagai penyearah.
    • Arus yang lewat diode mengakibatkan proses pengisian muatan ke dalam kapasitor, sehingga V katoda naik.
    • Saat V katoda sama dengan V anoda maka diode akan off. Sehingga terjadi proses pembuangan muatan dari kapasitor ke resistor, sehingga V katoda akan turun. Siklus ini berulang terus – menerus. Dan berikut merupakan gambar keluaran hasil detector selubung.

    Selain detector selubung dan product detector, dapat juga dilakukan dengan detector sinkron. Seperti gambar berikut :

    Persamaan sinyal :

    A = Vc ( 1 + cos ωm t) cos ωc t

    B = Vc cos ωc t

    C = [ Vc ( 1 + cos ωm t) cos ωc t ] x Vc cos ωc t

    D= [Vm . Vc /2 ] cos ωm t

    Prinsip daridetektor sinkron adalah menggunakan sinyal carrier yang sama padatransmitter dan receiver. Pada blok diatas, BPF akan menyaring sinyal masukan demodulasi, sehingga yang dilewatkan hanya sinyal carrier yaitu :

    1. a. Sensitivitas modulasi

    Sensitivitas penerima adalah kemampuan penerima untuk menguatkan sinyal-sinyal lemah, atau tegangan batas minimum pada input penerima untuk menghasilkan sinyal informasi yang asli. Sensitivitas juga sering didefinisikan sebagai tegangan yang harus dipenuhi di input penerima untuk memberikan sebuah standard daya keluaran yang diukur pada bagian output.

    1. b. Selektivitas modulasi

    Selektivitas merupakan parameter kemampuan penerima untuk menolak interferensi antar kanal yang berdekatan, atau kemampuan untuk menolak interferensi dari sinyal yang memiliki frekuensi yang berdekatan frekuensi sinyal yang diinginkan.

    1. A. Frequency Modulation (FM)

    Modulasi frekuensi adalah proses penumpangan sinyal informasi pada frekuensi sinyal carrier, dimana kerapatan frekuensi sinyal carrier dipengaruhi oleh amplitude sinyal informasi. Semakin besar amplitude sinyal informasi, maka kerapatanya semakin besar dan begitupun sebaliknya. Keunggulan FM adalah ketahananya terhadap noise dibandingkan dengan amplitude modulation (AM) sehingga dapat meningkatkan kualitas dari suatu system komunikasi radio.

    Dengan modulasi frekuensi, maka frekuensi sinyal carrier akan berubah-ubah sebanding dengan perubahan sinyal informasi, maka sinyal modulasi FM adalah:

    S(t) = Vc cos [2лfct + (β sin (2лfmt)) ]

    Dimana :

    Keterangan :

    = Indeks Modulasi FM, index modulasi merepresentasikan seberapa besar perubahan sinyal carrier terhadap bandwidth sinyal info

    kf = Sensitivitas modulasi (Hz/Volt), merupakan suatu nilai yang menunjukan respon cepat atau lambatnya suatu sinyal termodulasi.

    k = Sensitivitas modulasi (rad/Volt)

    = Deviasi Frekuensi sinyal FM, merupakan perubahan frekuensi sinyal carrier yang terjadi akibat adanya sinyal pemodulasi, biasanya merupakan harga puncak perubahan frekuensi dalam satuan Hz, dan besarnya sebanding dengan besarnya amplitude sinyal pemodulasi (Vm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s